Your Cart

Your shopping cart is currently empty

Shop Now

Cara Mengatasi Si Kecil yang Suka Berperilaku Kasar

articles/custom_resized_a2ba736e-f761-4d06-a0c8-8b5c424d6441.jpg

Sejalan dengan pertumbuhan, kebutuhan emosi Si Kecil pun kian beragam seperti marah, kesal, sedih, senang, kecewa dll. 

 

Menghadapi Si Kecil yang sering mengalami perubahan sifat dan karakter memang tidak mudah, ya. Bahkan, Moms menjadi kesulitan mengontrol emosi dan memarahi Si Kecil.

 

Tak jarang, Si Balita juga bisa berperilaku kasar, misalnya menggigit dan memukul. Kalau Si Kecil marah, ia mungkin akan memukul Anda. Bahkan, teman yang sedang bermain dengannya bisa menjadi sasaran kemarahannya. Bagaimana cara atasi Si Kecil yang suka berperilaku kasar? Yuk, simak tips berikut ini.

 

  1. Beri Si Kecil Contoh yang Baik

 

Pernah melihat Si Kecil memukul atau berprilaku tidak menyenangkan dengan temannya? Maka segeralah meminta maaf kepada orangtua temannya.

 

Perlihatkan bahwa Anda mengerti hal yang dirasakan Si Kecil, mungkin saja ia marah ataupun frustasi. Tak apa-apa merasa marah, tetapi tidak baik bila melampiaskannya dengan menyakiti orang lain.

 

  1. Ajak Si Kecil Bermain Role Play


Cara sederhana yang bisa Anda ajarkan agar Si Kecil tidak lagi berbuat kasar adalah dengan melakukan role play. Mommy bisa mencontohkan prilaku baik dan tidak baik saat bermain boneka dengan Si Kecil. Praktekkan bila boneka akan sedih jika dipukul ataupun digigit. Jelaskan pada mereka, bahwa hal serupa pun akan terjadi jika kita menyakiti orang lain.

 

  1. Katakan Tidak dengan Tegas


Menggigit merupakan salah satu tahapan perkembangan sensori Si Kecil, terutama ketika ia mengalami masa pertumbuhan gigi. Tetapi jika Si Kecil menggigit temannya atau orang lain, maka bersikaplah dengan tegas dan katakan tidak boleh. 

  1. Ajarkan Si Kecil Berbagi

 

Jika Si Kecil marah dan memukul temannya karena rebutan mainan, maka ajari ia untuk berbagi ya Moms. Mengajarkan berbagi kepada balita adalah sebuah tantangan. Oleh karena itu, Anda perlu trik khusus. Caranya adalah dengan menggunakan hitungan waktu.

Jadi, tetapkan waktu, misalnya 30 detik mainan itu dipakai anak lain. Setelah itu, barulah giliran Si Kecil. Trik ini akan mengajarkan Si Kecil mengenai konsep giliran dan sabar.

 

  1. Katakan Bahwa Anda Memahaminya

 

Salah satu penyebab Si Kecil berprilaku kasar adalah karena ia ingin dimengerti dan didengarkan oleh orang tuanya.

Semakin Moms dan Dads bersikap cuek, maka biasanya anak akan semakin marah atau gencar melancarkan rengekannya. Alih-alih mendiamkan, Anda bisa mengajaknya berbicara dari hati ke hati. Tunjukkan kepadanya bahwa Anda juga bisa memahami maksud dari rengekannya tersebut.