Perkembangan Bayi Usai 4 Bulan yang Perlu Anda Ketahui

Siapa sih yang tidak kagum bila melihat perkembangan Si Kecil yang begitu pesat, mulai dari ia lahir hingga kini usianya telah memasuki 4 bulan. Semua momen menjadi hal yang paling dinanti. Apalagi di usia 4 bulan Si Kecil mulai senang sekali mengeskplor hal-hal baru yang ada disekitarnya.  Jadi sayang rasanya bila melewatkan semua tahapan perkembangan mereka. 

 Untuk membantu dan mendukung tumbuh kembang mereka dengan baik sesuai kebutuhannya, Anda tetap harus tahu apa saja tahapan untuk perkembangan bayi usia 4 bulan, yuk simak di bawah ini!

 

  1. Kemampuan Bicara dan Berbahasa Mulai Terbentuk

 

Diusianya ini, Si Kecil akan mulai senang berceloteh atau merespon sesuatu dengan kalimat-kalimat yang tidak jelas, seperti “ma..maa”, “ta..taa” dan lain-lainnya. Hal ini menandakan bahwa kemampuan mereka dalam berbicara dan berbahasa mulai terbentuk.

Cara terbaik untuk mengasah dan mendukung kemampuan mereka dalam bicara dan berbahasa yakni dengan cara merespon dengan cepat  atau mengajak mereka berbicara layaknya dengan orang dewasa dengan menggunakan kalimat yang jelas. Anda juga dapat membacakan buku cerita pada Si Kecil. Meskipun mereka masih belum mengerti, tetapi ia akan tetap memperhatikan apapun yang Anda ucapkan. Mendengar Anda ataupun orang sekitarnya berbicara akan membantu Si Kecil untuk mengembangkan kemampuan berbahasa yang ia miliki.

 

  1. Kemampuan Bersosialisasi dan Mengenal Emosi

 

Si Kecil sudah dapat menunjukkan ragam ekspresi seperti tersenyum, cemberut, maupun sedih? Hal ini menandakan ia mulai memahami ragam emosi yang ada. Tak hanya itu, kemampuannya dalam bersosial pun mulai terbentuk. Ia mulai bisa dapat diajak bermain dengan orang lain, merasa sedih bila Anda sedikit berpaling darinya, atau menangis bila ia sedang merasa bosan

Cara tepat untuk mengenalkan emosi dan menumbuhkan rasa empatinya adalah dengan lebih aktif memberikan respon terhadapnya. Misalnya ketika ia tampak senang, coba berikan respon seakan turut merasakan kesenangannya, dan begitupun sebaliknya. Hal ini pun dapat menjadi cara terbaik untuk membangun rasa saling percaya.

  

  1. Perubahan Fisik dan Kemampuan Motorik Kasar

 

Tanpa Anda sadari, Si Kecil telah mengalami perubahan fisik yang begitu cepat. Bahkan bobot tubuhnya bisa menjadi dua kali lipat dari bobot tubuh saat ia baru lahir. Otot-otot pada tubuhnya pun sudah dapat bekerja dengan baik, mulai dari bagian kepala, dada, tangan, punggung hingga kaki. Pertumbuhan fisiknya ini pun memberi pengaruh untuk perkembangan motorik kasarnya. 

Pada tahap ini, Anda akan melihat Si Kecil yang sudah lebih aktif, ia memiliki rasa penasaran terhadap semua benda yang ada di sekitarnya. Ia pun senang memiringkan tubuhnya ke kiri dan ke ke kanan, mencoba meraih benda yang menurutnya menarik, mendorong-dorong kakinya, bahkan meraih kakinya untuk dimasukan ke dalam mulut. Tak hanya itu, tulang belakangnya pun sudah cukup kuat untuk menyanggah tubuhnya saat posisi duduk, lho. Namun tetap dalam pengawasan Anda ya!

 

   4. Kemampuan Penglihatan Semakin Baik

 

Saat lahir, Si Kecil memiliki kemampuan penglihatan yang masih terbatas. Mereka hanya bisa melihat dengan jelas pada jarak 20-30 cm saja. Dan meskipun mereka sudah bisa melihat, Si Kecil belum dapat membedakan warna. Ia hanya dapat melihat warna hitam dan putih.

Namun seiring berjalannya waktu, kemampuan bayi dalam melihat warna semakin berkembang. Ia mulai terarik dengan benda-benda atau mainan yang memiliki warna kontras. Matanya dapat mengikuti pergerakan dan perpindahan dari sesuatu satu tempat ke tempat yang lain.

Untuk itu, Anda dapat merangsang kemampuan penglihatannya dengan memberikan mainan berwarna cerah yang digantung, atau mengenalinya dengan berbagai macam banyak warna yang dapat ditemukan dilingkungan sekitar.

 

  1. Kemampuan Pendengaran

 

Bayi terlahir dengan pendengaran yang sangat sensitif. Ia mudah sekali terkejut bila mendengar suara-suara yang ada di sekelilingnya. Seiring bertambahnya usia kemampuan pendengarannya dan mengenal suara pun semakin membaik, lho. Ia sudah tidak lagi sensitif terhadap suara keras. Bahkan, diusia 4 bulan ini ia sudah mampu mengetahui sumber suara, dan dapat merespon suara-suara yang disukainya dengan tersenyum.

 

  1. Meningkatnya Indera Sentuh atau Peraba

 

Bagi bayi, sentuhan merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembangnya. Bahkan saat pertama kali mereka lahir, sentuhan yang merupakan cara untuk menjalin ikatan batin dan komunikasi. Baginya, sentuhan lembut menjadi salah satu cara terbaik untuk membuatnya merasa tenang dan aman.

Seiring bertambahnya usia,  kemampuan indera sentuh atau perabanya semakin berkembang. Ia mulai dapat merasakan beberapa benda yang disentuh. Mulai dari lembut, kasar, licin, dan jenis tekstur lainnya. Terkadang mereka pun dapat merespon ketika merasakan benda yang terasa aneh.

 Untuk menstimulasinya, Anda bisa berikan Si Kecil benda atau mainan dengan tekstur yang berbeda-beda, hal ini bertujuan untuk membantu menstimulasi indera perabanya. Namun tetap perlu diperhatikan ya bila memberikan mainan untuk Si Kecil. Anda harus memberi mainan yang sesuai dengan usia mereka, hindari mainan yang berukuran kecil dan berbahan yang membahayakan untuk tumbuh kembangnya.