8 Cara Tepat Mengatasi Bayi Tantrum

 

 

Bukan menjadi rahasia bahwa menghadapi Si Kecil yang tantrum membuat kita cemas dan panik. Bagaimana tidak, terkadang kita tidak tahu harus bertindak apa bila melihat mereka menangis bahkan histeris tanpa tahu alasan yang jelas. Inilah yang membuat beberapa orangtua pun terkadang frustasi jika menghadapinya Si Kecil yang sedang tantrum. 

 

Pada dasarnya, tantrum merupakan luapan amarah atau kekesalan yang dapat dialami oleh siapa saja, tak terkecuali Si Kecil. Namun, tantrum yang terjadi pada Si Kecil merupakan kondisi yang normal dan merupakan bagian dari proses perkembangan mereka. Bila Si Kecil mengalami tantrum, sebaiknya Anda tak perlu panik dan terbawa emosi.

 

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi bayi saat sedang tantrum.

 

  1. Pastikan Anda Tetap Tenang 

Saat Si Kecil mulai menangis, berteriak, bahkan menendang dan menunjukkan perilaku yang tidak menyenangkan, pastikan Anda untuk tetap tenang, jangan panik ataupun ikut terbawa emosi. Karena anak yang tantrum membutuhkan Anda untuk menenangkannya, jadi jika Moms semakin emosi, maka Si Kecil akan semakin menjadi nantinya.

 

  1. Biarkan Si Kecil Meluapkan Emosinya

Sama halnya seperti orang dewasa, saat sedang marah Si Kecil membutuhkan waktu untuk untuk memenangkan dirinya. Namun, mereka tetap membutuhkan panduan tentang bagaimana cara menenangkan diri dan melepas amarahnya dengan tepat dari Anda.

 

  1. Ajak Si Kecil Membayangkan Hal yang Menyenangkan 

Mintalah mereka untuk menutup mata dan membayangkan mereka berada di tempat atau melakukan hal yang menyenangkan. Misalnya, berpura-pura berenang, makan ice cream atau berkhayal bahwa ia berada di kebun binatang. Minta dia menggambarkan semua yang mereka lihat, dengar dan rasakan. Cara ini dapat menciptakan ketenangan dari amarah yang mereka rasakan. Meskipun tidak semua anak dapat berhasil melakukannya, namun tidak ada salahnya untuk mencoba ya Moms!

 

  1. Pasang Musik atau Nyanyikan Lagu Favoritnya

Bagi Si Kecil, musik adalah suatu hal yang menghibur dan membantu mereka melepaskan rasa amarahnya. Saat mereka mendengar lagu favoritnya, mereka akan dengan mudah teralihkan. Jadi buat daftar lagu favoritnya di handphone atau tablet milik Anda ya Mom. Sehingga sewaktu-waktu dia mengalami tantrum, Anda bisa menyalakan musik favoritnya.

 

  1. Abaikan Tantrumnya

Perlu Anda ketahui, tantrum pada anak akan sendirinya mereda. Jadi sebaiknya Anda mengabaikan Si Kecil bila mereka sedang tantrum, kecuali dia akan akan menyakiti diri sendiri atau merusak barang-barang. Bila kehadiran Anda sepertinya menambah parah kondisi tantrum, atau Anda merasa kesal dan tak tahan, sebaiknya tinggalkan ruangan.

 

  1. Jangan Balas Amarahnya

Anda mungkin tergoda untuk membalas teriakan anak dengan bentakan. Tapi ini tidak efektif dan hanya akan memicu anak bertingkah lebih parah. Teriakan atau bentak Anda hanya akan membuat tantrumnya bertahan lebih lama. Jadi sebaiknya jangan balas amarah mereka.

 

  1. Dengarkan apa maunya

Sebelum orang tua balik marah atau melarang sesuatu, ada baiknya dengarkan dulu keinginan anak. Hal ini ni bisa membuat anak merasa didengarkan dan diperhatikan.

 

  1. Atasi dengan Nutrisi yang Tepat

Perlu Anda ketahui, ternyata makanan dapat memberikan dampak positif untuk menjaganya tetap konsentrasi dan mampu mengendalikan emosi. Tapi bukan berarti Anda dapat memberikan segala jenis makanan ya untuk mereka. Makanan yang tidak tepat dapat merusak mood dan mengganggu konsentrasi mereka. Inilah yang dapat memicu tantrum.