7 Nutrisi Penting untuk Meningkatkan Kecerdasan Si Kecil

 

Melihat perkembangan Si Kecil yang kian pesat membuat rasa bangga telah turut membantu tumbuh kembang mereka. Terutama ketika ia tumbuh dengan cerdas. Ciri anak cerdas adalah ia mampu berkonsentrasi dan dapat dengan mudah menangkap pelajaran baru.

 

Moms juga bisa membantu meningkatkan kecerdasan dan kekuatan otak mereka dengan nutrisi penting yang mereka butuhkan. Apa saja? Yuk simak! 

 

  1. Protein

 Menurut Katleen M. Zelman, MPH, RD, LD, seorang ahli gizi dari Ochsner Medical Institution, Amerika Serikat, bahwa bayi membutuhkan 10 gram protein setiap harinya.

 

Untuk membangun struktur dan ukuran otak, protein sangat dibutuhkan. Kekurangan protein (dan energi) dalam tiga tahun pertama kehidupan dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan. Lebih dalam lagi, kekurangan protein akan mempengaruhi perkembangan saraf tubuh anak.

 

  1. DHA

 

Ternyata lebih dari separuh bagian otak manusia terbentuk dari lemak. Oleh karenanya, lemak sangatlah penting di masa kanak-kanak untuk perkembangan neurologis dan fungsi otak. Kekurangan lemak dari makanan yang dikonsumsi anak, dapat menyebabkan pertumbuhan fisik dan kognitif yang buruk.

Docosahexaenoic acid atau DHA, adalah asam lemak tak jenuh dan lemak omega-3 yang sangat krusial kebutuhannya untuk otak. DHA dibutuhkan untuk pembentukan, pergerakan dan pengaturan koneksi neuron pada otak. Senyawa ini pula yang berperan membangun struktur retina. Jadi, DHA penting dalam mendukung kecerdasan, penglihatan, fokus dan kontrol impuls anak.

Kebutuhan DHA dapat dipenuhi lewat makanan, antara lain seafood. Termasuk ikan berlemak tinggi seperti salmon.

 

  1. Kolin

Kolin merupakan nutrisi penting yang terlibat dalam pembentukan struktur sel otak, transmisi saraf serta pemrosesan dan penyimpanan memori. Nutrisi yang satu ini dapat membantu mencegah cacat tabung saraf, atau cacat lahir pada otak. 

 

Kolin dapat membantu memproduksi DNA sekaligus meningkatkan sinyal saraf di otak anak. Jika aliran sinyal otak anak berkembang secara optimal, maka perkembangan otak anak pun juga akan maksimal dan membuatnya semakin cerdas.

 

Kolin tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Jadi, kita perlu memenuhinya lewat makanan. Makanan yang tinggi akan kolin antara lain kuning telur, daging dan kacang-kacangan, seperti pistachio dan almond.

 

  1. Zat Besi

Zat besi diperlukan untuk membentuk anatomi otak. Myelination adalah proses melapisi neuron dengan selubung lemak yang disebut myelin. Bertujuan mengakomodasi transmisi informasi yang efisien ke seluruh otak, proses ini membutuhkan zat besi. 

Ada banyak sumber makanan yang mengandung zat besi. Nutrisi ini dapat ditemukan dalam produk-produk hewani, seperti daging sapi atau hati ayam, daging sapi, unggas dan ikan. Tak hanya terkandung dalam produk-produk hewani, zat besi juga terkandung dalam kacang-kacangan, sereal, tahu dan bayam. Untuk meningkatkan kemampuan penyerapan zat besi dalam tubuh, sebaiknya makanan-makanan ini dikombinasikan dengan makanan yang mengandung vitamin C, seperti tomat dan buah jeruk. 

 

  1. Seng

Seng terlibat dalam hampir semua fungsi utama otak. Kekurangan seng pada anak usia dini mengakibatkan keterlambatan dalam penyerapan pembelajaran, sulit fokus, ingatan dan suasana hati. Daging, kerang, kacang-kacangan, dan biji-bijian adalah sumber asupan seng yang baik. 

Perkembangan otak anak dimulai sejak dari dalam kandungan. Tetapi, tidak berhenti sampai di situ saja. Diperlukan asupan nutrisi yang mumpuni untuk menunjang proses perkembangan otak anak lewat kualitas sajian makanan yang sehat serta berbagai aktivitas positif yang merangsang perkembangan otaknya. 

 

  1. Vitamin B12

Vitamin ini termasuk ke dalam nutrisi yang paling berperan untuk perkembangan otak Si Kecil. Bahkan menurut penelitian  Food and Nutrition mengungkapkan bahwa anak yang kekurangan vitamin b12 lebih rentan mengalami peradangan dan menghambat kecepatan impuls saraf di otak.

 

  1. Folat

Folat merupakan salah satu nutrisi penting untuk perkembangan otak. Dan sayangnya, folat tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan hanya bisa didapatkan dari makanan.

Untuk itu, pentingnya Si Kecil mengonsumsi makanan yang mengandung folat seperti sayur bayam dan brokoli. Selain sebagai nutrisi yang mampu meningkatkan kecerdasan anak, folat juga dapat bermanfaat mencegah kanker atau cacat lahir pada bayi.